extra part 4

1510 Kata

Jasmine membuka matanya tepat saat bayi dalam perutnya menendang untuk kedua kalinya. Tidak sakit, namun tidak terlalu nyaman hingga membuat dirinya harus memutar posisi tidurnya agar baik dirinya dan Zidan, begitu Rhein memberi nama calon bayi mereka, dapat melanjutkan tidur.  Sayangnya setelah beberapa menit mencari posisi yang pas, dengan beberapa bantal tambahan di punggung, pinggang, perut dan dadanya, Jasmine memutuskan untuk bangun. Kandung kemihnya kembali penuh. Padahal sudah tiga atau empat kali ia bolak-balik sejak mereka mulai tertidur. Mengetahui tekanan di kasurnya bergerak, Rhein segera membuka matanya dan melihat Jasmine dengan susah payah berusaha turun dari tempat tidur yang dipenuhi bantal. "Mau pipis lagi?" Tanyanya. Jasmine mengangguk. Rhein segera bangun dan memb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN