Setelah sembuh dan dinyatakan sehat untuk melakukan aktivitasnya seperti biasa, Jasmine kemudian kembali bekerja untuk pertama kalinya setelah ia gagal beberapa hari yang lalu. Ia sudah tidak terlalu menangisi masalah kabar pernikahan Rhein, namun mulai menjaga jarak dari pemuda itu. Bahkan ketika tawaran pindah ke apartemen Rhein kembali diangkat, Jasmine hanya menggeleng dan menolak membahasnya lebih lanjut. Begitupun saat dikantor, ia sangat bersyukur menyadari lokasi bekerja mereka memang berbeda, hal itu membuat dirinya tidak perlu sering memikirkan Rhein, dan untungnya Rhein bersikap profesional dengan tidak terlalu sering mengunjunginya. Dia juga bersyukur tidak banyak pegawai yang curiga kenapa ia bisa bekerja diperusahaan Rhein dengan ijazah SMA. Kebanyakan dari mereka tidak k

