"Mbak July? Kamu datang. " Tanya Jasmine gugup. Ia nyaris tak bisa bernapas saking terkejutnya. "Iya. Kan diundang. Kamu kenapa panik begitu?" Tanya July. Dengan cepat Jasmine menggeleng walau sebenarnya ia ketakutan. Ia takut terlihat bersama Rhein, walau tadi pasti July sudah melihat mereka. Rasanya tidak enak bertemu dalam suasana seperti ini. "Aku dengar kamu udah pindah kerja, ya? Nggak jadi cleaning service lagi?" Jasmine mengangguk gugup. "Di tempat Rhein?" Dia mengangguk lagi. Jasmine merasa sangat canggung dan gugup berada di samping July yang mengintimidasi, walaupun sebenarnya ia tidak terlihat seperti itu. Jasmine sempat melirik penampilannya, waw, pikirnya. Dia cukup mencolok diantara para tamu. Dengan kebaya warna merah yang menampakkan punggungnya yang terbuka, lal

