42 Tidak Ada yang Mustahil

1607 Kata

Dua hari paska pemulihan kondisi Jasmine berangsur baik. Ia tidak lagi demam dan tubuhnya stabil. Tidak ada serangan selama dua hari itu, sehingga dokter memutuskan untuk mempercepat operasinya. Dokter juga memberi tahu Jasmine bahwa menjelang operasi rambutnya akan digunduli, dan saat Jasmine siap, mereka akan membantu Jasmine dengan rambutnya. Gadis itu gugup, tentu saja. Tapi dengan Rhein yang selalu bertingkah lucu setiap ia merasa murung, maka wajah muram itu akan cepat berganti senyum. Bahkan menjelang sore, satu kejutan sudah disiapkan oleh pemuda itu untuk Jasmine. "Pak Arya ganteeeng..." Suara koor familiar terdengar dari luar kamar rawat Jasmine, membuatnya menatap takjub pada Rhein, apalagi tak lama sosok Kia dan Caca muncul dari balik pintu sambil tertawa-tawa. Rhein menyam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN