sembilan Dokter Tampan yang Baik

1307 Kata

Antrean di ruang tunggu rumah sakit yang bekerja sama dengan badan penjamin kesehatan masyarakat itu masih belum berkurang sejak pagi. Padahal Jasmine telah mengambil nomor antrian sejak pukul enam, itupun kalah bersaing dengan pasien yang antri sejak subuh. Sementara loket pendaftaran yang sebenarnya malah belum dibuka. Sambil menghela napas, Jasmine membolak-balik nomor antrian yang bertuliskan angka sembilan puluh empat, sementara beberapa calon pasien yang masih muda yang duduk disebelahnya sibuk menggunakan ponsel masing-masing. Tidak ada interaksi, Jasmine pun tidak ada keinginan untuk menyapa mereka. Takut dibilang sok akrab. Lagipula belum tentu mereka ingin diajak ngobrol. Pundak Jasmine kemudian ditepuk pelan oleh seorang wanita tua yang baru saja duduk ditemani seorang laki-l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN