"Ini apartemenku." Kata Rhein saat mengajak gadis itu melakukan tour singkat memperkenalkan apartemennya kepada Jasmine. Ada tiga kamar, aku sengaja ambil yang ukurannya besar, biar kalau nanti anak kita lahir..." ucapannya terputus karena Jasmine sudah melotot. "Nggak usah protes, sayang. Kan aku ngomong apa adanya." Inginnya begitu, pikir Jasmine. Namun ia masih ragu, bisakah ia diberi kesempatan itu nantinya? Huh, stop Jasmine. Kenapa kamu cengeng lagi? Pikirnya. "Tapi kita kan belum kawin. Jangan seenaknya ngomong begitu." Katanya membuat Rhein yang tadinya dalam posisi santai, langsung berubah dalam posisi tegak. Wajahnya juga berubah serius, membuat Jasmine menjadi cemas. " Nikah dulu, sayang. Baru kawin." Katanya. Jasmine yang tadinya nyaris ketakutan karena merasa ucapannya me

