Saat pertama kali terjaga, Jasmine terkejut mendapati semua yang ia lihat terasa gelap. Ia nyaris menangis saat itu karena mengira dia tetap kehilangan penglihatannya, sampai sebuah cahaya yang menembus tirai kamar yang berasal dari cahaya bulan terlihat olehnya. Ia menghela napas lega, dan sadar bahwa lampu kamar tempatnya beristirahat telah dimatikan. Lalu siapa yang mematikan? Padahal ia yakin bahwa lampu kamar masih menyala saat ia tidur tadi malam. Suara dengkur yang lembut, serta sesuatu yang berat diatas perut dan kakinya, hampir membuatnya terjerit. Seseorang telah tidur didekatnya, membuat Jasmine nyaris memukul sosok yang segera ia sadari adalah Rhein. Gadis itu menghela napasnya, merasa heran kenapa Rhein bisa masuk padahal pintu kamar sudah ia kunci sebelumnya. Menyadari da

