Hatiku bergemuruh, marah luar biasa saat tak sengaja mendengar ucapan-ucapan buruk tentang Syifa yang aku dengar saat makan siang. Apa karena hal ini Syifa enggan makan bersamaku dan memintaku untuk makan di tempat lain. Kadang kala, aku ingin makan di kantin kantor. Selain karena makanannya enak, aku ingin mengenang kebersamaanku dengan Husniah, kebersamaan sebagai adik dan Kakak tentunya. Saat aku bertemu dengannya di kantor ini, aku sudah mengetahui kalau dia adalah adik sepupuku dan aku banyak menghabiskan waktu bersama di kantin ini saat makan siang, untuk memanas-manasi Hanan sekalian. Bagaimana bisa, Syifa tidak mengatakan apapun padaku tentang semua ini, kenapa dia menelan semuanya sendirian. Apa ini yang sebenarnya hendak dikatakan padaku waktu itu. Saat aku kembali ke ruanga

