No More Punishment

1681 Kata

Author POV "Sudah kau pakai pembalutnya, Sayang?" tanya Keith dari balik pintu Bathroom. "Ini sedang ku pakai, Sayang. Kamu sakit perut?" balas Shena yang jengkel karena baru saja dia masuk ke sana sudah ditanyai oleh kekasihnya. "Oke, aku tunggu. Makananmu sudah dingin, Sayang," sahut Keith yang hatinya berbunga-bunga. "Ya, Sayang." Shena menyahut dan tak lama tersenyum karena mengetahui Keith tidak marah padanya. Keith kembali ke sofa yang semula. Aku senang gadisku tak marah padaku. Jangan-jangan dia mendengar percakapanku dan Alan? Wah, gawat! Tapi kalau dia mendengarpun tidak apa-apa, supaya dia tahu kalau diriku serius dengannya! Pikir Keith. Shena telah ke luar dari Bathroom dan menuju ke sofa di mana mereka menonton TV.  Keith menatap ke arahnya dan tersenyum manis.  "Dudukl

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN