*TCMS - DIA, AISYA [2]* Masih di tempat yang sama, terduduk bersama orang yang sama. Ya, Aisya. Sekalipun Savierra menepis terkaan-terkaan tentang gadis bernama Aisya itu, tetap saja Savierra merasa ada yang mengganjal di hatinya. Apakah memang dia, sosok Aisya yang menjadi mahasiswa dari Azzam? "Mbak, "Eh, iya?" "Mbak tau kampus saya?" "Oh, iya. Saya alumni sana." "Oh, ya? Wah, gak nyangka bisa ketemu kakak alumni." "Kamu nggak kuliah? Kan hari ini bukan hari libur." "Hari ini lagi izin, Mbak. Habis periksa ke dokter." "Kamu sakit?" Gadis itu mengangguk. "Sakit apa?" "Sakit yang susah sembuhnya." Kemudian gadis itu tersenyum. Sembari mengelus Arsy dan Arsyad lagi. "Sampai-sampai aku nggak tau bisa sembuh kayak dulu lagi apa enggak." "Masyaa Allah, maaf, Aisya."

