Keesokan harinya kampus seperti biasanya sedang ramai. Ghaniy baru saja keluar dari salah satu rapat penerimaan mahasiswa baru yang sangat menoton dan membosankan. Ia mungkin hanya mendengar setengah dari presentase itu. Namun untungnya ia tahu tugas apa yang ia dapatkan dari rapat itu. Ghaniy membalas salam kepada setiap mahasiswa yang melewatinya. Di depan pintu ruangannya yang terkunci ia mendapati seorang mahasiswa yang berdiri bersandar menunggunya dengan sesuatu di tangan. “Ah, apa itu foto tim even Spring For You?” Ghaniy setelah menyadari jika benda besar itu adalah pigura foto. Sekarang si mahasiswa memberi ruang pada Ghaniy agar ia bisa membuka pintu ruangannya. “Ya, kami juga ingin memajang ini di dinding ruangan Pak Ghaniy.” “Pigura ke delapan.” Ghaniy tertawa sambil menek

