58

4835 Kata

Bahkan ketika akhir pekan sekalipun seorang Fadli tidak bisa lepas dari pekerjaannya. Apalagi jika menyangkut soal produksi. Laptop-nya masih menyala di konter dapur yang luas dan terlalu bersih itu. Ia memang senang membawa pekerjaannya ke dapur karena dengan begitu ia tidak perlu berjalan jauh untuk mencari minum atau cemilan ketika ia menginginkannya. Rumah dua lantai terletak di salah satu kawasan elit kota itu pernah ditempati oleh dua mantan istrinya. Rumah ini sekarang terllau lengang, sepi, dibersihkan oleh seorang ibu lanjut usia tiga kali sepekan. Ia tidak pernah menyetok bahan makan mentah di dalam kulkasnya. Kalaupun iya, bahan itu akan segera menjadi bahan siap masak hasil masakan pembantunya itu. Fadli selalu berusaha makan di luar. Karena sebenarnya ia benci makan sendir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN