41

1083 Kata

Setelah merenungkan kelakuannya cukup lama di kamar mandi. Cassie Ardana– yang menyadari seharusnya ia melakukannya begitu terbangun di sofa ruang tamu apartemen Ramiel tadi pagi - untuk langsung menelpon Aksa Bakti – partner-nya itu dan meminta maaf. Karena ia tahu mengurus begitu banyak cake dan roti sebanyak itu seorang diri dan dua hari berturut-turut adalah misi bunuh diri. Jadi setelah ia selesai berpakaian ia langsung menelpon Aksa. Begitu pria itu mengangkat teleponnya Cassie dengan segera mengucapkan maaf. “Maaf diterima dan tolong jangan diulangi lagi.” Aksa menanggapi dengan nada yang datar sekali. Membuat Cassie kesulitan menebak apakah Aksa menerima permintaan maaf itu dengan sepenuh hati apa tidak. “Jadi Mbak akan masuk hari ini?” Cassie yang me-loud spekaer sambungan telep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN