49

1534 Kata

Setelah meletakkan gelas-gelas itu di atas meja konter dan melihat ekspresi yang ia dapatkan dari Aksa dan orangtua Ramiel. Barulah Cassie menyadari apa yang baru saja ia lakukan. Ia baru menyadari jika ia telah melakukan kesalahan dua kali Pertama, ketika ia tanpa sadar memimpin jalan karena para gerombolan pria berisik koleganya sempat kebingungan mencari alamat Ramiel. Kedua, ini. Sekarang ia melirik Ramiel. Pria itu malah membuang muka sambil menggigit bibir. Jelas menahan senyum. “Cuma tebakan mujur,” Cassie sambil menaikkan satu bahu. Seakan-akan itu bukan masalah sama sekali. Walau dalam hati ia merutuki dirinya. Ia langsung menyibukkan diri membuka kotak kue. Dari ketiga orang yang memandanginya itu yang berhasil kembali pada kenyataan lebih dulu adalah Ibu Yusmar. Wanita berusi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN