50

1258 Kata

Ramiel sekarang tidak terdengar seperti yang biasa Cassie dengar selama ini. Membuat Cassie tidak tahu apa yang harus ia lakukan. Punggungnya sekarang rapat dengan pagar dingin hingga terasa sakit dan Ramiel terlihat tidak ingin bergerak dari posisinya sekarang. Cassie merasakan jantungnya berdetak kencang dan itu membingungkannya. Wajahnya terasa panas dan sekarang ia menunduk dalam-dalam. Merutuki dirinya dalam hati karena sekali lagi ia terjebak dalam kungkungan Ramiel sama seperti ketika pria itu memeluknya hari itu.. “Apa kamu mengharapkan sesuatu terjadi?” bisik Ramiel tepat di atas kepalanya. Membuat Cassie merinding. Namun setelah mengatakan itu Ramiel mundur menjauh. Cassie akhirnya bisa menarik napas lega dan ia berusaha keras untuk menahan ekspresinya tetap netral, tapi tanpa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN