Qila Gue sangat terkejut dengan apa yang telah gue ketahui tentang Key dan juga Dava. Gue merasa sangat bodoh telah ada rasa benci dan kesal terhadap Key yang ternyata adalah saudara kandung Dava. Dan lagian kenapa mereka tidak memberitahu gue sejak awal. Berarti bukan salah gue dong ya?. Dava membujuk gue dan meyakinkan gue jika semua itu hanya salah paham. Tak ada alasan lagi untuk gue kesal sama mereka. Gue sangat terkejut saat Dava meluk gue, dan karena gugup gue menginjak kakinya dan berjalan keluar dari ruang olahraga Tapi sebelum gue menjauh darinya, gue mendengar suara kesakitan dari arah belakang gue. Gue pun melihat ke arah belakang dan melihat tangan Dava yang mengeluarkan banyak darah sampai menetes ke lantai. Dengan rasa khawatir gue mendekatinya

