Chapter 16

2595 Kata

“Rileks, kau nampak tegang,” kata Ben lagi seraya terkekeh pelan melihat wajah tegang Krystal yang begitu kentara. Krystal menelan ludahnya dengan susah payah, ia tertawa hambar dengan wajah memanas karena malu. Sebelum ia mengajukan pertanyaan, Ben berjalan ke arah lain dan kembali lagi membawa sebotol air mineral dingin untuknya. “Minumlah, kau terlihat tegang,” katanya, seraya memberikan sebotol air mineral dan senyum ramah kembali tercipta di bibirnya. Krystal mengambilnya, membukanya dan meneguknya dengan pelan, dan ketika ia menoleh lagi Ben masih saja menatapnya tanpa mengalihkan pandangan tapi senyuman tadi lenyap secepat kilat. Entah mengapa, pria yang terus menatapnya tanpa mengalihkan pandangan membuatnya merasa cemas dan takut, seperti Dionte yang juga selalu menatapnya tanp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN