Dua bulan berlalu sejak kegamangan hati Marissa perihal belum hadirnya buah hati pelengkap cinta. Rissa di sibuk kan dengan kegiatan barunya sebagai owner di kafe yang dibuatkan Satya untuknya. Mengisi waktu luang tapi juga tidak mengabaikan kewajiban sebagi istri. Marissa menyemai usul pada Satya, bahwa ia ingin merintis usaha. Bukan karena nafkah yang Satya berikan kurang, malah lebih dari cukup. Tetapi hanya sebagai pelampiasan bakat dan ingin membantu membuka lapangan pekerjaan. Bu Selvi, ibu mertuanya mendukung sepenuh hati. Marissa pandai sekali membuat cemilan atau kudapan, dia juga suka bereksprimen di dapur, membuatkan Satya macam-macam kue dan cemilan. Lalu, tepat dua bulan lalu berdiri 'Larizza' Kafe and Bakery. Sebuah mini kafe dengan konsep bakery pastry. "Sayang, ini dita

