Sudah dua Minggu berlalu, Pak Wahyu pun sudah kembali pulih. Merkea datang bersamaan untuk kontrol Pak Wahyu dan mengambil hasil tes DNA Suci. "Silahkan duduk." Dokter Adi mempersilahkan kedua wanita cantik itu duduk, sedangkan PK Wahyu berada di ruangan lain. "Iya, Dok." Suci merasakan jantung yang begitu berdetak tidak karuan. Rasanya seperti akan mendapatkan sesuatu yang entah bagaimana rasanya. Dokter Adi memberikan amplop putih yang berisikan hasil tes Suci dan Pak Wahyu. Saat Dokter Adi akan membukanya, kembali Suci menarik napas begitu dalam. Ia pun berharap jika Pak Wahyu adalah ayahnya. Senyum Dokter Adi membuat keduanya saling pandang. Entah, dokter tampan itu tersenyum untuk apa. "Selamat, hasilnya positif Suci adalah anak Pak Wahyu." Suci menjatuhkan dirinya ke lantai.

