41. KEMBALI

1060 Kata

Garuda mengucek matanya ketika suara ketukan pintu di rumahnya terdengar nyaring. Sebelum bangun dari sofa ruang tamu, dia melihat ke layar ponselnya—menatap jam yang masih menunjukkan angka tiga pagi. Garuda juga baru pulang dari rumah Nita, tidak jadi menginap. Kepalanya sedikit pusing karena terlalu sering begadang beberapa hari ini. Ah, tidak begadang namanya, namun insomnia lebih tepatnya. Terlalu banyak pikiran, terlalu sering melamun, bahkan semalaman terus menatap foto pernikahannya. Tetapi sayangnya, Garuda masih kecewa dan belum ingin menemui Raisa. Masih butuh waktu beberapa hari lagi dan baru bisa menemui Raisa di rumah ayah dan bunda. Sungguh, Garuda belum siap untuk meminta maaf dan memperbaiki hubungan mereka. Karena Raisa begitu melukai harga dirinya. Garuda kembali men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN