Raisya yang tidak tega melihat sahabatnya di caci dan di maki oleh anak kelasnya segera bertindak. Dia memanipulasi seluruh ingatan anak kelasnya, termasuk Alvi. Dia tidak menyangka, ternyata banyak fake friend di kelasnya. Dulu saja mereka selalu mendekatinya dan Dila. Akan tetapi sekarang mereka malah berbalik menyerang. Ya, Raisya akui. Seseorang bisa saja tertipu oleh apa yang tampak di mata. Tapi, bisa 'kan untuk mencari kebenarannya terlebih dahulu? Setelah ini, dia yang akan bertindak sendirian. Dia yang akan mencari pelakunya dan memberikan balasan yang setimpal. Orang itu harus merasakan apa yang di rasakan sahabatnya. Sewaktu jam pelajaran, Raisya memanipulasi keadaan. Dia pergi ke ruang cctv sekolah untuk melihat kejadian yang sebenarnya. Jemarinya dengan lentik mengutak-ati

