Shana berjalan mengantar Ade hingga ke bagian depan SMA Argosaka. Ade rupanya tidak membawa kendaraan pribadi ke sini. Ia memilih menggunakan kendaraan umum. Setelah keluar dari pintu gerbang SMA Argosaka, Ade melambaikan tangan ke arah Shana dan dengan tergesa berjalan ke arah halte. Shana balas melambaikan tangannya hingga Ade tak terlihat. Shana menoleh ke belakang ketika pundaknya ditepuk oleh seseorang. Di hadapan Shana ada Arthur. Shana memperhatikan Arthur yang nampak kehabisan napas sehabis lari. "Kenapa lari-lari?" tanya Shana sembari mengerutkan dahinya penasaran. "Ade mana?" Arthur balik bertanya sembari melihat sekeliling. "Barusan udah naik bus," kata Shana sembari menunjuk ke arah halte. Shana menarik tangannya yang ia gunakan untuk menunjuk

