BAB 33: Labirin Takdir dan Pilihan Pahit

1338 Kata

Malam di London tidak pernah benar-benar menjanjikan ketenangan bagi Michael Elias Thorne. Setelah konfrontasi menyakitkan di koridor apartemen—setelah ia dengan sengaja memasang gembok besar di jendela koridor untuk mengunci satu-satunya jalan pintas Maria menuju dunianya—Michael melarikan diri. Ia menyeret raganya yang lelah menuju studio milik senior sekaligus sosok kakak baginya, Nathaniel Alexander. Di sana, di tengah aroma tinta printer foto yang tajam dan tumpukan pigura besar yang bersandar pada dinding bata ekspos, Michael akhirnya menyerah pada rasa kantuk yang dipicu oleh kelelahan mental yang luar biasa. Michael meringkuk di atas sofa kulit di sudut studio, membiarkan kegelapan menelan kesadarannya. Namun, kegelapan itu justru menjadi panggung bagi pertunjukan yang palin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN