Pagi ini di kantor terasa sepi. Beberapa orang dari berbagai divisi sedang melakukan perjalanan dinas ke luar provinsi. Melanjutkan pekerjaan yang pernah aku tangani bersama Pak Gunawan. Tiba-tiba aku teringat dengan kata-kata Pak Gunawan. Tentang sebuah pernyataan yang pernah dia ucapkan di atas pesawat. Aku yakin tidak sedang salah mendengar waktu itu. Walau dalam kondisi pesawat yang sedang tidak baik. Tapi telingaku masih bisa mendengar ucapannya dengan baik. Dia mengatakan tentang anaknya yang menyukaiku. Kini, aku jadi penasaran. Apakah anak gadisnya masih mempunyai rasa yang sama denganku atau tidak. Apakah aku masih mempunyai kesempatan untuk bertemu dengannya lagi? Ah, sepertinya Pak Gunawan tidak suka mempunyai menantu sepertiku. Huft! Sebuah tepukan di pundakku membuatku ter

