Kami pun sampai di mall. Sofi dan Lely terlihat begitu sangat antusias dalam jalan-jalan kali ini. Aku tidak pernah mengira mereka bisa sedekat itu. Sepertinya, kedekatan seorang kakak laki-laki dan adik perempuan. Tidak bisa mengalahkan seorang kakak perempuan dengan adik perempuannya. Aku bisa melihat kebahagiaan di mata mereka. Binar dan senyum itu terlihat begitu tulus dan jujur. Aku tersaar, dompetku akan menipis hari ini. Ada dua orang gadis yang harus aku belikan beberapa potong baju dan segala pernak pernik yang mereka anggap lucu. Aku tidak pernah bisa mengerti tentang seorang perempuan. Mareka bisa mengatakan sesuatu itu lucu dalam berbagai jenis barang. Tas, sepatu, jepitan, buku, bahkan baju dalaman. Apa yang membuat mereka menganggap benda-benda itu lucu? Mereka tidak melawa

