Bab 24 part 1

1031 Kata

“Pio, kamu bisa ikut denganku sekarang?” ucap Fito dengan gelisah. Aku tidak pernah melihat dia segeelisah itu. Aku segera menutup pekerjaanku dan mulai meengikuti langkahnya yang cukup cepat. “Ada apa Bos?” tanyaku penasaran. Hal apa yang bisa membuatnya secemas dan segelisah itu. “Dito, dia berulah lagi. Kamu ingat yang waktu itu aku bilang ke kamu dia buat masalah? Dia berkelahi lagi. Aku tidak menyangka dia akan berubah secepat ini,” ucap Fito dengan cemas. Aku duduk di kursi kemudi, seperti yang dulu aku menjadi supir pribadinya lagi. aku mengemudikan mobilnya secepat yang aku bisa. Urusan dengan sekolah bukanlah hal yang mudah. Apa lagi dia adalah anak dari orang ternaa di Kota ini. Ini akan menjadi buruk jika terus terjadi.   ***   Sebuah sekolah menengah atas negeri i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN