"Itu dia Aiden," bisik Annisa. Aku menoleh cepat kearahnya. "Yang disebelah Pak Niko." Lanjut Annisa. Dan di saat itu juga aliran darah Abel terasa berhenti mengalir. Tubuhnya sukses membeku. Benar-benar sebuah kejutan. Kevin yang bertahun-tahun tidak ada kabar sekarang muncul di depan wajah Abel laksana bunga mawar yang tumbuh diantara duri-duri yang tajam atau laksana fajar yang timbul menyingsing dari tengah kegelapan yang mencekam. Kevin berubah menjadi Aiden. Dan bagaimana bisa? "Selamat pagi Pak Aiden." Annisa membungkuk sopan pada Kevin alias Aiden yang sekarang berdiri tepat di hadapan ku dan Annisa. Aiden yang aku yakini sebagai Abi -itu pasti- hanya mengangguk kecil kemudian tatapannya beralih pada ku yang sama sekali tidak bergerak seperti patung. aku bisa merasakan Anni

