Tangisan Pilu

1029 Kata

"Ben," Aku dan Ben beringsut dan memisahkan diri saat Melisa berdiri di sana dengan tentengan dua kantung makanan. Aku meneguk ludah, berdiri di tempat dengan gusar, merapikan pakaian. Sedangkan Ben melihat Melisa dengan gugup. Melisa mendekat, jelas dari raut wajahnya merasa tidak enak hati. Wanita paruh baya dengan penampilan yang awet muda membasahi bibirnya. "Ben, maaf. Tante nggak tahu kalau pacar kamu ada di sini." Melisa menatap gusar pada ku. "Lily bilang kalau kamu sendiri," lanjut Melisa. "Lily juga bilang kalau kamu nggak punya pacar." "Tapi maaf tante, saya--" "Aku emang belum cerita sama Lily," Ben memotong kalimat ku. Ben tidak menjelaskan kalau kami bukan sepasang kekasih. Tapi ada bagusnya juga, apa yang di pikirkan Melisa kalau dia mendengar bahwa kami bukan sepas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN