Pesan terakhir

1049 Kata

"An," sahut Ben begitu aku muncul di ruang tamu. "Ada apa? Ngedadak banget kamu ke sini." "Aku telpon ponsel kamu tapi nggak aktif." Jawab Ben tanpa senyuman. Aku mengawasi Ben. Pria itu seperti sudah bertransformasi menjadi orang yang berbeda. "Oh, lowbet kayanya. Nggak sempet aku charge." Ben memberikan sebuah map ke atas meja ruang tamu. "Berkas-berkas aplikasi punya Cecilia. Dia mau ada pengajuan dana. Aku mau minta tolong buat kamu proses nanti hari senin. Tolong di dahulukan. Dia butuh cepat katanya." Aku tercenung menatap map hijau itu. Sudah seberapa dekat sebenarnya mereka hingga Abi rela jauh-jauh ke sini hanya untuk memberikan form pengajun dana untik Cecilia. "Iya, nanti aku kerjain secepatnya." Aku mengangguk. Tapi tak kunjung mengambil map tersebut. Takut Abi melihat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN