XXV

2225 Kata

“Mereka ngapain sih ?” Afrak menatap sinis Abimata dan Abimayu yang kini berdiri di tepi sungai, dari gelagatnya keduanya hendak mandi di sungai s**u. Afrak bergidik, jika benar mereka menyeburkan diri di sungai s**u. Afrak tidak akan lagi minum s**u di sungai itu. “Bukannya itu bung Abimata dan Arlan?” sahut Arlan mengikuti arah pandang Afrak. Afrak mengangguk. “Sedang apa mereka di sana? “ “Tadi saya menyuruh mereka mengambil s**u untuk Atreya,” sahut Afrak. Abimata dan Abidan tiba-tiba membuka baju mereka. Membuat ketakutan Afrak menjadi. “Tidak ada adab, bagaimana bis mereka mau mandi di sana?” Afrak berdecak seraya berjalan cepat mendekati keduanya. Begitu langkahnya tinggal dua langkah lagi, rupa-rupanya Abimata dan Arlan membuka baju bukan berniat menyebur ke sungai. Me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN