Roxanne menoleh pada meja kerja Felix. Kemudian, ia teringat dengan perkataan Jeffrey tentang kesibukan Felix dan meringis. Ia menunduk pada Felix yang sedang tidur di paha Roxanne. "Kau sibuk ya?" tanya Roxanne sembari menyisir rambut Felix dengan lembut. "Akhir-akhir ini, begitulah." Felix menjawab dengan mengedikkan bahunya dan bersikap bodo amat. "Tenanglah, aku tidak akan melewatkan jam makan siangku, aku selalu mengerjakan pekerjaanku tanpa lupa makan siang. Sesuai saranmu." lanjut felix kemudian tersenyum pada Roxanne. "Hm, oke, terima kasih karena kau sudah menerima saranku dengan baik. Tapi, bukan itu masalahnya. Kita terlalu sering bertemu, Felix. Dan aku tidak mau aku menjadi pengganggu jam kerjamu yang sibuk." Roxanne mengatakannya sambil mengusap lembut lengan Felix dan ters

