Akhirnya, tumpukan dokumen di meja felix sudah mendapatkan bubuhan tanda tangan Felix. Kini, Felix menyandarkan badannya pada kursi untuk melepas penatnya. Ia memejamkan matanya sebentar dan berusaha untuk bernapas dengan pelan dan teratur. Kemudian, ia terbangun dan duduk dengan tegak. Ia mengambil ponselnya hendak menelpon seseorang. ***** Roxanne, Joanna, dan Jeffrey masih mengobrol sebelum tiba-tiba ponsel Roxanne berdering menandakan panggilan masuk. Buru-buru Roxanne pamit untuk mengangkat panggilan dan menjauh dari tempatnya. Ia melihat layar ponselnya dan nama nomer felix tertera di layarnya. Roxanne hanya tersenyum tipis dan mengangkat panggilannya. "Halo," Roxanne melipat tangan sebelahnya ke belakang. "Hallo, Roxy," jawab Felix. "Ada apa, felix?" tanya Roxanne. "I.miss.y

