Roxanne baru saja selesai sarapan bersama keluarganya, minus Victor, tentu saja. Kakak yang sangat sibuk, pikirnya. Itu wajar saja. Karena, ayah sudah memberikan seluruh kepercayaannya pada Victor. Ayahnya tau Victor mempunyai sifat kepemimpinan dan rasa tanggung jawab yang patut diandalkan. Roxanne mengutak-atik ponselnya. Ia membuka aplikasi chat dan membuka obrolan chat grupnya bersama teman-temannya. Roxanne: apa semua sudah siap? Penny: DONE! Theresa: I AM! Keesha: tinggal sentuhan terakhir dan aku siap! Roxanne: Okay, aku akan ke rumah penny dulu baru menjemput kalian, tunggu aku. Keesha: I'll wait, anne. Theresa: sure. Tanpa melihat ponsel lagi, Roxanne langsung menuju garasi mobilnya dan mengendarai BMW X7 yang biasa digunakan ayahnya untuk bepergian bersama. Tidak mungkin

