Roxanne berada di kamarnya, duduk di depan meja riasnya. Pipinya bersemu kemerahan saat mengingat-ingat kejadian hari ini. Apalagi, mengingat Roxanne sendiri yang sudah berani mencium Felix seperti yang baru saja ia lakukan. Roxanne menangkup kedua pipinya dan menunduk. Astaga, aku sangat malu sekarang. Setelah membersihkan diri dan memakai pakaian rumahnya, Roxanne segera turun menuju ruang keluarga dan menonton tv disana. Rupanya, kedua orang tuanya sudah di sana. "Oh, sudah pulang? Kata Louis, kau pergi bersama Felix, ya?" Ibunya tersenyum. Ia sedang mengiris buah-buahan. "Hm? Iya." Roxanne mengedikkan bahunya dan mengambil salah satu buah yang sudah ada di piring. "Kemana saja?" kini, ayahnya yang bertanya. "Tadi Felix mengajakku ke kantornya, lalu kita makan siang bersama, hanya

