Azel melangkah menuju restoran yang sama seperti saat pertama kali bertemu. Kala itu ia tampil layaknya anak SMA dengan gaya yang semi kasual dan tidak memakai make up kecuali loos powder dan lip gloss. Kali ini lain cerita. Azel menyiapkan semuanya untuk makan malam bersama. Menampilkan sosoknya yang lain dari biasa. Begitu cantik dan feminim. Wajahnya yang dipoles dengan make up tipis tampak cerah dan berseri. Berjalan di antara Agustinus yang tampan dan Febriyani yang cantik jelita. Mereka seperti sebuah keluarga yang Bahagia. Diantar oleh seorang pelayan, Azel tak sabar ingin berjumpa. Langkahnya lebar – lebar hingga celana pendek hitam yang ada di balik roknya terlihat secara malu – malu. Febriyani berjalan di belakang Azel hanya bisa terkikik geli melihat keponakannya. Ia meny

