Azel berada di kampus dengan Archie. Mereka baru saja selesai kuliah dan kini sedang duduk – duduk di taman. Berada di sebuah bangku taman yang menghadap ke kolam ikan. “Menurut loe, kenapa ya Kak Delvino nggak hubungin gue?” tanya Azel kepada Archie. “Oh, jadi ini yang bikin lo nggak konsen kuliah tadi?” Archie membuat Azel manyun namun mengangguk, membenarkan ucapan Archie. “Semalam tiba – tiba dia nggak hubungin aku dong. Padahal biasanya dikit – dikit dia chating.” Azel menyelipkan anak rambut ke belakang telinganya. “Ya sibuk kali. Masak tiap hari kudu WA lo, kan nggak gitu juga, Zel.” “Tapi mendadak banget. Padahal biasanya dia tuh….” Azel membuang muka, tak melanjutkan ucapannya yang hanya menjadi pengulangan kata saja. Archie merangkul pundak Azel lalu mengguncangnya pelan, “

