Menampar Pipi Jonathan

1001 Kata

Setibanya di kampus .... Laura turun dari mobil suaminya kemudian menemui Misya yang sudah menunggunya di depan gerbang. “Ada apa sih, Sya? Dia ngapain lagi?” tanya Laura kepada Misya. “Gila sih tuh orang. Bentar lagi, suami elo pasti balik lagi ke sini.” Laura mengerutkan keningnya. “Ngapain lagi itu orang, Sya? Kasih tahu ke orang-orang, kalau dia lagi hamil anaknya Jonathan?” “Kok elo tahu? Lau. Lagi heboh tahu nggak. Elo nggak ngerasa, mereka liatin elo kayak begitu?” Laura mengedarkan pandangannya dan memang benar, semua mata tengah tertuju pada Laura. “Mentang-mentang punya segalanya. Bisa-bisanya jadi perebut. Udah tahu, pacarnya lagi hamil, masih aja dipaksa nikahin!” Beberapa cemoohan kembali keluar dari mulut orang-orang yang tidak tahu apa-apa dengan apa yang terjadi seb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN