Kalau bukan karena mama yang memaksa Farissa ngintilin Satria kemana-mana---biar nggak digondol pelakor katanya--- Farissa nggak mungkin berdiri disamping Satria ditengah keramaian orang kantor ditempat Satria bekerja. Sepanjang jalan dia menggandeng lengan pria yang sukses membuatnya jadi bucin nggak jelas, dan semakin rajin mengunggah status galau di WA, tentunya dengan mengecualikan kontak Satria. Bisa besar itu kepala suami rasa bapaknya. Duh bosen. Ngantuk lagi. Laper juga. Farissa mendengus, lebih baik dia dirumah bersama Abi. Main tebak-tebakan, atau apa deh yang penting nggak disamping Satria yang sialnya ganteng banget, ditambah wanginya yang semriwing. Untung deh Satria sendiri yang nyuruh gandeng+nempel-nempel. Jadi untung kan dianya. HEHE. Namanya juga usaha. Sedangkan

