10. Sambutan Keluarga Besar

3877 Kata

Langit biru, awan putih, dan matahari yang bersorot cerah, menciptakan siluet jelas, terasa hangat, menerobos masuk ke dalam pintu dan jendela kamar yang terbuat dari kaca-kaca yang lebar. Sepasang burung gereja berkicau berisik, paruh mereka sesekali mematuk-matuk jendela kaca, tepat berada di samping sofa tempat Emir mendengkur lelep seolah sedang membangunkan pria yang sedang bersembunyi nyaman di balik selimut tebal nya yang hangat. Subuh tadi, saat baru selesai sholat. Emir yang masih mengenakan kemeja, tangannya cepat melepas tak sabar kancing-kancing bajunya, melemparnya sembarangan di sandaran sofa tempat nya tidur semalam. Dengan bertelanjang d**a Emir langsung menyusup kembali ke dalam selimut nya, menyambung kembali mimpi yang sempat ia tinggal. Mengabaikan Rindu yang sedang b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN