12. perpustakaan

2181 Kata

Pagi itu kampus sedikit berisik, berdengung akibat banyaknya mahasiswa yang berbisik-bisik ketika seseorang berjalan melewatinya. Mata mereka pun memandang penuh kebencian saat gadis itu berjalan tanpa rasa bersalah. Langkah kaki seorang gadis terasa gontai ketika ia berpapasan dengan beberapa mahasiswa yang menggerombol, berbisik-bisik dengan temannya ketika dirinya lewat. Tunik merah mudanya bergoyang pelan ketika ia berjalan menyusuri lorong kampus. tatapan mata mereka yang mengintimidasi membuat nyali gadis itu semakin menipis, berjalan sambil menunduk untuk menghindari bertemu pandang. Ini adalah hari ke empat setelah Rindu menikah dengan Emir. Harusnya hari ini dirinya masih di rumah, setidaknya liburan dengan suaminya, namun sekarang ia harus ke kampus, menemui dosen pembimbingny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN