Keesokan harinya, Karina dan Cakra janjian ketemu di lobby rumah sakit jam dua siang. Karina udah cerita ke Cakra tentang kondisi Papa yang naik turun, jadi dia udah prepare mental. "Lo nervous?" tanya Karina sambil jalan menuju lift. "Sedikit. Gue pengen Papa lo suka sama gue." "Papa baik kok. Dia pasti seneng ketemu temen lama gue." Tapi begitu sampai di lantai tiga, Karina liat Bu Reni lari-lari kecil di koridor. Wajahnya panik. "Bu Reni?" Karina langsung mendekat. "Ada apa? Papa kenapa?" "Karina, syukurlah udah datang. Papa kamu tadi pagi tiba-tiba sesak napas lagi. Sekarang lagi di ICU." Jantung Karina rasanya mau copot. "ICU? Kenapa bisa?" "Dokter bilang jantung Papa kamu lemah banget. Kondisinya drop mendadak." "Dimana Papa sekarang? Aku mau lihat." "Di ICU lantai lima. Ta

