Semenjak hari itu Dani tak lagi pulang. Ia pakai hari-harinya dengan menyibukkan diri dalam pekerjaan seraya menunggu hasil dari laboratorium. Dan hari ini Dani mendapatkan kabar terkait dari tes DNA yang ia lakukan. Perlahan ia membuka map coklat itu. Tertera 90% kesamaan DNA pada keduanya. Dani tersenyum miris. Saatnya dia pulang. Dengan wajah carut marut serta dasi yang dibuka longgar dari kerahnya Dani masuk ke rumahnya. Tak perlu basa-basi, kontan ia melemparkan map itu di atas ranjang—tempat Rianti menghabiskan hari memeluk lututnya sendiri. Rianti menatap map itu nanar. Jantungnya berpacu lebih cepat. Aura ketakutan terasa mencekam di udara. “Kamu nggak mau lihat hasilnya?” Dani melepaskan dasi secara sempurna, kemudian berlanjut membuka kemeja. Rianti bergeming. Matanya terl
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


