Beruntunglah Marni masih bisa kembali menghirup oksigen di bumi. Andai kata Andre tak melihat wanita dewasa itu tergeletak di basement parkiran mobil, barang tentu Marni tak tertolong. Tak ada luka serius, tapi beberapa luka di bagian tubuhnya bisa menjadi infeksi seandainya dibiarkan lebih lama tak diurusi. Marni cukup menyadari akan bagaimana berharganya lelaki di sampingnya. Bukan dalam artian berharga dalam hal percintaan, melainkan dalam hal persahabatan. Jika dihitung ataupun dirasa, ini bukan kali pertama Andre melakukan hal serupa. Ya, walaupun saat ini penyelamatannya terjadi akibat tak sengaja. Berbeda dengan saat dulu ketika dokter berkacamata itu tak meluputkan pandangannya dari Marni. Bahkan hingga perjodohan Marni dan Beni terjadi. Marni memaksa mengangkat kepalanya

