Kiana pov Satu minggu telah berlalu. Xue Mei tak pernah lagi mengunjungiku. Aku tak pernah melihatnya lagi bahakan di sosial merdia dia juga tak pernah terlihat seakan dia telah menghilang. Dia benar-benar telah berhenti menjadi artis dan itu semua karenaku. Aku tak bisa memaafkan diriku yang berkali-kali telah menyakitinya. Bunyi dering ponsel menyadarkanku. Aku segera mengambil ponselku yang ada di atas meja dekat ranjang tempatku berbaring. Aku sedikit tersenyum saat melihat nama ibu tertera di atas layar. “Hallo, Ma.” “Iya ... aku baik-baik saja. Aku akan pulang minggu depan.” “Emmm. Sampai jumpa ...” Aku menutup panggilanku dan menaruh ponselku kembali. Aku turun dari ranjang dan berjalan menuju jendela.

