--------------------*****----------------------- Skiip Laki-laki itu tampak bersemangat, dan pancaran bahagia tampak jelas diwajahnya. Tepatnya esok hari ia akan wisuda gelar Doktornya. Namun bukan itu yang membuatnya bahagia, melainkan akan bertemu dengan keluarganya beberapa waktu lagi. Tadinya ia ingin menjemput kedatangan semuanya dibandara, namun ia disuruh menunggu. Sembari menunggu, laki-laki yang tak lain adalah Atthar, ia duduk dibalkon kamarnya selama hampir 4 tahun lamanya tersebut, kamar yang menjadi saksi perjuangannya dalam segala hal. Entah itu perjuangannya dalam mendapat ilmu, ataupun perjuangan saat ia benar-benar merasa kerinduan yang begitu dalam pada keluarganya. Beberapa tahun silam saat pertama kalinya menginjakkan kakinya ditempat asing ini, ia sudah bertekat a

