Bagian Lima Puluh Tiga

1099 Kata

*** "Mama ...." Flora cukup terkejut, setelah di depannya kini dia mendapati perempuan yang kedatangannya tidak pernah dia duga. Tidak punya waktu menyembunyikan mata dan wajah yang sembab, dalam hati dia pasrah karena jika sudah berhadapan langsung seperti sekarang, sangat mustahil untuknya berbohong. "Flo ...," panggil Alula. "Mama kenapa enggak kabarin dulu mau ke sini?" tanya Flora. "Aku kan bis—" Tidak selesai Flora bicara, Alula lebih dulu mendekat kemudian memberikan pelukan erat untuk tubuhnya. Tidak tahu harus bereaksi apa, Flora membeku sementara sambil mengeratkan pelukan, Alula buka suara. "Kamu kenapa enggak cerita apa pun ke Mama soal hubungan kamu sama Asta, Flo?" tanya Alula, dengan suara yang seperti menahan tangis. "Mama tuh ibu kamu lho, seharusnya kamu ngadu kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN