SEKOLAH, 09.37 wib KANTIN Rania duduk bersama sahabat-sahabatnya. Ia memakan jajanan favoritnya, bakso. "Lo tadi malem dimana?" ucap Devan Rania menaikkan kedua alisnya, "hmm? Dirumahlah, b**o. Lu kata gue dimana coba" ucapnya "Trus, kenapa lo ga bales chat gue, b*****t" ucap Devan seraya merangkul Rania yang berada disampingnya "Penting banget emang?" ucap Rania kembali memasukkan sesendok bakso ke dalam mulutnya "Ya pentinglah. Gue kan prioritas lo" ucap Devan sambil menaik-turunkan alisnya, percaya diri a.k.a PD. Sama aja sih, biawak. Uhuk.. Rania tersedak, ia segera meraih minumannya. Gleg.. Tuk. Rania kembali meletakkan gelas minumannya. "Dih, n*****a nih pasti" ucap Rania Refleks, Devan menoyor jidat Rania. "Sembarangan lu, setan" ucapnya "b*****t!" ucap Rania

