Kedatangan kedua orangtuanya bersama seorang gadis yang tidak dikenalnya membuat Marvin senewen bukan main. Pasalnya, gadis bernama Vlanella itu ternyata sudah dijodohkan dengannya. Perjodohan yang terjadi karena orangtuanya berteman dengan orangtua gadis itu dan juga partner bisnis dalam perusahaan. Saat mengetahui hal tersebut, Marvin langsung mengamuk. Dia menolak mentah-mentah dan menatap Vlanella dari ujung rambut hingga ujung kaki dengan tatapan tajam. Tatapan mengejek dan mengintimidasi. Tatapan yang menyiratkan bahwa dia tidak tertarik pada gadis itu barang seujung kukupun. Dia bahkan baru menyatakan rasa sukanya pada Valeria, perasaan khusus yang baru disadarinya itu, sebelum kemudian dia mendapatkan kabar yang sangat mengejutkan. “Cabut kuliah terus, lo... nggak taku

