Kemampuan untuk berkomunikasi dan melihat makhluk tak kasat mata sudah diperoleh Richard sejak laki-laki itu duduk di bangku TK. Saat itu, Richard sakit. Dia demam tinggi selama tiga hari berturut-turut. Selama tiga hari itu juga, Richard tak sadarkan diri di rumah sakit. Tidak jelas apa penyakit yang diderita oleh laki-laki itu namun dokter langsung mengucap syukur saat hari keempat, Richard membuka kedua matanya. Saat itu juga, Richard berteriak keras. Dia menangis ketakutan dan menunjuk ke salah satu sudut ruangan dengan mata terbelalak. Dokter dan kedua orangtua Richard sampai bingung dan tidak mengerti apa yang sedang terjadi dengan laki-laki tersebut. Sampai akhirnya, dia mulai terbiasa. Entah sudah berapa banyak makhluk tak kasat mata yang ditemuinya sejak

