“Kenapa lama sekali, Sayang? Aku hampir saja mati tersedak karena lama menunggumu,” keluh Davian saat Indira sudah duduk di sampingnya dengan membawa air putih untuknya. Davian langsung menengguk seluruh isi gelas hingga tandas tak bersisa. Rasanya sangat lega sekali. “Maafkan aku, Sayang,” ucap Indira yang merasa bersalah setelah melihat Davian yang terlihat kehausan karena menunggunya kembali. Wanita itu merasa sedikit beruntung karena Davian tidak benar-benar tersedak. “Tidak apa-apa, Sayang,” ucap Davian dengan nada lembut serta tangannya yang sudah berhasil meraih Indira dan mengusapnya lembut. “Tapi kenapa kau lama sekali?” “Aku tadi bertemu dengan Nurul dan Raya saat sedang mengambil air untukmu, kami sempat mengobrol sebentar karena ada hal yang ingin ditanyakan kepadaku,” jelas

